Selasa, 31 Maret 2009

AQIDAH JIHADIYAH DAN UNDANG-UNDANG DAKWAH MUQOWWAMAH ISLAM IYAH ALAMIYAH

Undang-undang dakwah muqowwamah berpijak dan berlandaskan pada prinsip-prinsip aqidah islam dan ahkam (ketetapan-ketetapan) politik syar'i. Pedoman tersebut dihasilkan melalui pengamatan terhadap situasi politik umat saat ini, dengan memahami qoidah dar'ul mafasid (menolak kerusakan) dan istijlabul masholih (mendatangkan maslahat), fiqh dhorurot (urgensitas) dan memperhatikan skala prioritas amal. Dengan mempertimbangkan dampak operasi dengan analisa yang teliti, dibangun diatas kesimpulan yang cermat dalam memahami realita dunia islam dan sikon dunia internasional yang mengelilinginya saat ini.

Di sini akan kami sebutkan secara ringkas tentang prinsip-prinsip aqidah jihadiyah qitaliyah bagi dakwah muqowwamah, di mana alenia-alenia berikut akan memuat secara rinci dan dalil-dalil syar'I bagi prinsip-prinsip di atas, insya Allah.

Pasal 1

Dakwah muqowwamah bukanlah sebuah partai, tandhim atau jamaah tertentu yang bersifat terbatas. Ia merupakan seruan terbuka, targetnya mengusir kekuatan kolonialis zionis salibis yang menduduki dan menjajah islam dan kaum muslimin. Hal ini memungkinkan bagi setiap tandzim, jamaah atau individu tertentu untuk mengambil manhaj, sasaran-sasaran dan metodenya serta masuk ke dalam keanggotaannya baik secara langsung maupun tidak langsung.

Pasal 2


Aqidah dakwah muqowwamah adalah aqidah ahlu sunnah wal jamaah dengan semua aliran dan madzhab fiqihnya, yang merupakan seruan kerjasama dengan setiap muslim yang bersyahadat la ilaha illallah muhamad rasulullah, seluruh kaum muslimin yang menjadikan Al Quran sebagai kitab, Ka'bah sebagai kiblat dan Islam sebagai umat.

Dakwah muqawamah berjihad bersama ahlu sunnah, bekerjasama dengan ahli kiblah dan meminta bantuan kepada setiap orang yang tulus dalam membantu perjuangan kaum muslimin untuk mengusir musuh yang menyerang, hal tersebut dilakukan berdasarkan ketentuan siyasah syar'iyah.

Pasal 3

Dakwah muqowamah meyakini disyareatkannya jihad bersama setiap pemimpin muslim yang baik maupun yang fajir (jahat) juga bersama umat secara umum dalam rangka melakukan jihad daf'ushoil (mengusir musuh), dimana ini termasuk prinsip aqidah ahlusunnah wal jamaah

[b e r s a m b u n g . . . . . . .]

M203 adalah pelontar granat


dari: http://id.wikipedia.org/wiki/M203

M203 adalah pelontar granat yang dipakai militer Amerika Serikat, yang menembakkan granat 40 mm, yang dipasang pada senapan serbu M16 atau M4. Versi yang berdiri sendiri serta yang untuk dipasang pada senapan lain juga tersedia. Pelontar granat ini dipasang dibawah laras, di depan magazen, dan pelatuknya berada tepat di depan magazen. M203 bisa menembakan granat ledakan tinggi, asap, sinar, peluru buckshot, gas air mata, serta granat latihan.

Sejarah :
M203 pertama diperkenalkan pada awal 1970-an, menggantikan pelontar granat M79. M79 merupakan senjata yang berdiri sendiri, sedangkan M203 dirancang untuk dipasang pada senapan agar seorang prajurit bisa beralih secara cepat dari menembakkan peluru biasa ke penembakan granat.







M16 (senapan)


dari : http://id.wikipedia.org/wiki/M16

Garis besar

M16 adalah senapan serbu yang ringan, berkaliber 5.56 mm, air-cooled, beroperasi dengan sistem gas, menggunakan magazen, dan menggunakan bolt berputar. M16 dibuat dari besi, alumunium, dan plastik komposit.

Ada empat versi utama dari M16. Yang pertama adalah M16, yang diikuti oleh M16A1, yang menggunakan peluru U.S. M193/M196. M16 ini bisa ditembakan pada pilihan semi-otomatis maupun full-otomatis. Yang kedua adalah M16A2, yang mulai dipakai sekitar tahun 1980. M16A2 menggunakan peluru M855/M856 yang didesain Belgia (dan kemudian dijadikan standar NATO 5.56 x 45 mm). M16A2 bisa menembak semi-otomatis dan burst tiga butir. Yang terakhir adalah M16A4, yang menjadi standar untuk Marinir AS pada Operasi Pembebasan Irak, menggantikan M16A2.


Sejarah

Proyek SALVO

Pada tahun 1948, Angkatan Darat AS mendirikan badan sipil Kantor Penelitian Operasi (Operations Research Office, ORO). Salah satu penelitian pertama mereka adalah menganalisa lebih dari tiga juta laporan medan Perang Dunia II. Kesimpulan yang mereka dapat adalah bahwa sebagian besar pertempuran terjadi pada jarak dekat. Pada perang dengan mobilitas yang tinggi, regu-regu tempur sering menemui musuh secara tiba-tiba; dan pihak yang memiliki kemampuan menembak paling banyak adalah yang menang. Mereka juga menemukan bahwa kemungkinan tertembak pada pertempuran sebenarnya acak saja — maksudnya, membidik secara akurat tidak begitu berpengaruh, karena target tidak diam pada tempatnya. Selain itu, peluru kaliber besar yang digunakan pada senapan-senapan masa itu juga tidak cocok karena terlalu besar dan berat, yang dibutuhkan adalah peluru dengan kaliber yang lebih kecil.

Penelitian ini terlihat oleh Kolonel René Studler, Kepala Penelitian dan Pengembangan Senjata Ringan AD AS. Kolonel Studler lalu meminta Aberdeen Proving Ground untuk membuat laporan tentang peluru kaliber lebih kecil. Sebuah tim yang dipimpin Donald Hall, direktur pengembangan di Aberdeen, melaporkan bahwa peluru dengan ukuran 0,22 inci (5,59 mm) efeknya akan sama dengan peluru kaliber besar di pertempuran. Anggota timnya, khususnya William C. Davis, Jr. dan G.A. Gustafson, mulai mengembangkan percobaan peluru 0,224 inci (5,69 mm). Tapi pada tahun 1955, permintaan pendanaan mereka ditolak.

[gb: Varian pertama AR-10.]

Sebuah penelitian baru, Proyek SALVO, dibuat untuk mencari rancangan senjata yang cocok dipakai pada pertempuran sebenarnya. Proyek SALVO dijalankan pada tahun 1953 sampai 1957 dengan dua fase. SALVO I menyimpulkan bahwa sebuah senapan yang menembakkan empat peluru ke area 0.5 meter akan melipatgandakan kemungkinan kena pada senapan semi-otomatis.

Pada fase SALVO II, dilakukan pengetesan konsep senjata. Irwin Barr dari AAI Corporation memperkenalkan serangkaian senjata dengan peluru mirip anak panah, mulai dari peluru shotgun berisi 32 anak panah, sampai senapan dengan peluru panah. Winchester dan Springfield menawarkan senjata dengan banyak laras, dan ORO menawarkan peluru .308 Winchester atau .30-06, yang berisi dua peluru kaliber .22, .25 atau .27.

Eugene Stoner

Pada tahun 1954 perusahaan senjata Eugene Stoner, ArmaLite, ikut dalam tender pemilihan senapan penganti M1 Garand. Senapan yang mereka buat adalah senapan AR-10. AR-10 termasuk canggih kalau dibandingkan dengan senapan lain yang dites. Dengan berat 900 gram lebih ringan dari yang lain, akurasinya juga tidak kalah. Tetapi, senapan ini telat dikirim untuk pengetesan pada tahun 1956, pada saat itu, pengetesan senapan lain sudah masuk pada tahun ke-2, dan AR-10 adalah senapan baru diantara senapan-senapan yang sudah dikembangkan secara lebih dalam. Dan pada tahun 1957 dalam penegetesan, laras prototip AR-10 pecah, yang langsung mengakibatkan ditolaknya rancangan AR-10 ini. Pada akhirnya senapan yang diterima adalah rancangan T44, yang diberi nama M14. Walau begitu, ArmaLite nantinya akan mengembangkan senapan baru yang dibuat berdasarkan senapan AR-10 ini.

CONARC

Pada tahun 1957, salinan permintaan pendanaan tahun 1955 Gustafson sampai ke tangan Jenderal Willard Wyman, komandan Komando Angkatan Darat Kontinental AS (U.S. Continental Army Command, CONARC). Dia langsung membentuk tim untuk percobaan pengembangan peluru kaliber .22 (5.6 mm).

Jenderal Wyman yang dulu terkesan oleh demonstrasi AR-10, secara pribadi menyarankan ArmaLite agar ikut dalam tender senapan yang menggunakan peluru 5.56 mm. Rancangan yang diserahkan ArmaLite, AR-15, berupa AR-10 yang disesuaikan dan dikecilkan ukurannya. Rancangan Winchester dibuat berdasarkan M1 Carbine, dan Springfield tidak ikut memberikan rancangan mereka, karena tidak mau mengalihkan sumber daya dari proyek T44. Tetapi pada akhirnya, AR-15 mengungguli semua rancangan yang lain.

Pada saat itu, induk perusahaan ArmaLite, Fairchild, telah menghabiskan $1,45 juta untuk pengembangan, dan mengakibatkan Fairchild hengkang dari industri senjata ringan. Hak cipta AR-15 lalu dijual ke Colt Firearms pada Desember 1959, dengan harga $75.000 tunai dan 4,5% royalti penjualan.

Adopsi M16

Pada November 1964, AD Amerika Serikat memesan 85.000 AR-15 yang dimodifikasi, dan diberi nama XM16E1, untuk percobaan. AU Amerika Serikat juga memesan 19.000 yang tidak dimodifikasi, diberi nama M16. Dan setahun kemudian AU secara resmi menerima M16 pertama.

Setelah itu AD Amerika Serikat mulai mempersenjatai infanteri dengan senapan XM16E1 (diberi nama M16), tapi senapan-senapan ini diberikan tanpa peralatan pembersihan yang memadai. Selain itu, AD Amerika Serikat juga gagal memproduksi peluru 5.56 mm yang sesuai spesifikasi pabrik, ditambah dengan dirubahnya komposisi bubuk mesiu yang digunakan. Amunisi 5.56 mm baru ini ternyata merusak isi senapan, dan karakteristik pembakarannya meningkatkan kemungkinan kemacetan M16.

Pada tahun 1966, XM16E1 sampai ke tangan tentara Amerika Serikat di Vietnam, dan mulailah muncul laporan-laporan tentang kerusakan dan kemacetan senapan M16. Walau M14 sudah memiliki laras dan kamar peluru yang dilapisi chrome, M16/XM16E1 tidak. Dengan adanya laporan-laporan tentang tentara yang mati karena kemacetan senjata, dimulailah investigasi oleh Konggres, yang hasilnya mempertanyakan kemampuan senapan dan peluru 5.56 mm.

Atas dasar investigasi itu, XM16E1 lalu dimodifikasi menjadi M16A1, yang sudah diberi lapisan chrome, dan disesuaikan dengan amunisi keluaran Angkatan Darat. Selain itu senapan-senapan baru ini juga sudah perangkat pembersihan. Angkatan Darat memesan 840.000 senapan baru ini pada tanggal 28 Februari 1967. Program pelatihan intensif juga dilakukan untuk melatih pembersihan senapan, dan sebuah buku manual berbentuk komik disebarkan ke para tentara.

Desain

Receiver M16 terbuat dari alumunium. Laras, bolt, dan bolt carriernya terbuat dari besi. Popor dan pegangannya terbuat dari plastik. Model-model awal M16 termasuk ringan, dengan berat 2,9 kg, ini jauh lebih ringan daripada senapan-senapan tahun 1950-an dan 1960-an. Dan juga lebih ringan dari AK-47 yang beratnya sekitar 5 kg. M16A2 dan varian-varian yang lebih baru beratnya bertambah, yaitu menjadi 3,9 kg.

Model-model terbaru (M16A4) memiliki desain receiver atas "flat-top", dilengkapi dengan Picatinny mounting rail, yang membuat pemakai bisa memasang alat bidik biasa, maupun alat bidik optik seperti teleskop dan night vision.

Selasa, 03 Maret 2009

Mereka membuat makar, dan Allah pun membuat makar…

Terjemah Pesan Audio
Amir Tandzhim Al Qaidah di Semenanjung Arabia

Abu Basir Nasir Al Wuhaisyi
“Mereka membuat makar, dan Allah pun membuat makar…”
Segala puji bagi Allah, Dia menurunkan kemenangan pada para hambaNya, Dia menolong para tentaraNya, dan Dia semata menghancurkan pasukan ahzab. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi saw, segenap keluarga Beliau dan para Shahabat.
Demikianlah, Wahai Ummatku, aku ingin menyampaikan kepada kalian tentang situasi hari ini, betapa mirip hari yang kita hadapi saat ini dengan hari-hari pertempuran ahzab, ketika dahulu mereka bersumpah untuk bersatu dalam kekafiran, dan merencanakan untuk memusnahkan masyarakat Muslim di negeri kaum Anshar (Madinah), kota Rasulullah saw. Maka pasukan ahzab menghimpun seluruh kekuatannya, seluruh sekutunya, dibantu oleh konspirasi Yahudi…
“…Dan Allah menghalau orang-orang yang kafir itu yang keadaan mereka penuh kejengkelan, (lagi) mereka tidak memperoleh keuntungan apapun… (QS 33: 25)
… dan cukuplah Allah bagi orang-orang beriman dalam pertempuran mereka

Betapa mirip hari ini dengan hari kemarin! Pasukan Ahzab berhimpun di negeri iman dan hikmah sebagaimana pasukan salib seperti Perancis, Britania, dan kekuatan-kekuatan asing lainnya telah datang ke Laut Arabia dan Teluk Aden, lalu mengepung semenanjung Islam (Semenanjung Arabia) dari arah laut. Dan penguasa Al Salul (maksudnya rejim As Saud) pun datang dengan seluruh kemunafiqannya, dipimpin oleh Muhammad Bin Nayif (asisten kementerian dalam negeri Saudi), bersama dengan pemimpin hina yang lain Ali Abdullah Saleh (Presiden Yaman), yang telah membuka negerinya untuk menerima pendudukan yang memalukan ini, dalam keadaan tunduk terhina, hanya demi memuaskan tuan penjajah mereka. Padahal si tuan penjajah itu tidak pernah puas.

Mereka menggunakan berbagai dalih halus dan licik, seperti (hendak mengamankan) perompak laut, atau mengamankan para penyabot. Tujuan dari kampanye baru armada salib ini adalah untuk mengokohkan negara Yahudi serta mendukungnya dari perairan dan laut, menghancurkan Yerusalem, memusnahkan para pahlawan yang gigih di Gaza, dan menguasai sepenuhnya tanah semenanjung Islam. Kalian seharusnya menyadari berbagai dimensi dari rencana dan konspirasi mereka. Demi Allah, ini adalah perang yang satu, di mana mereka menyusun seluruh tipu muslihatnya, dan mereka dibantu oleh para pengkhianat, sebagaimana mereka lakukan di Gaza dan Baghdad. Demi Allah, Ali Abdullah Saleh sang antek kekuatan kufur sama dengan Mahmud Abbas di Palestina, dan Muhammad bin Nayif tidak berbeda dengan Muhammad Dahlan, karena mereka semua adalah bagian intergral dari kampanye Salib dalam rangka menyempurnakan rencana yang telah disusun, untuk mencegah dan mengisolasi Ummat Muslim dari membantu saudara mereka di Gaza, sebagaimana mereka lakukan di Mesir, Jordania, Negeri Haramain, dan yang lainnya.
Kampanye militer ini, yang berhimpun di Ma’rib, Al Jawf, Shabwah, Abyan, Sanaa, dan Hadramaut, mereka berusaha menutup keberadaannya secara rahasia dari ekspose media massa, adalah satu langkah dari seluruh rencana, untuk melancarkan serangan menentukan terhadap para suku dan kabilah serta putra-putra mereka. Betapa halus makar mereka, betapa samar mereka menyembunyikan rencana! Padahal tujuan sesungguhnya mereka adalah melancarkan serangan untuk mematahkan kekuatan kabilah, menundukkan izzah mereka, menghinakan mereka, menguasai tanah dan negeri mereka, dan membunuh putra-putra mereka sehingga lebih mudah bagi para antek-antek salibis menumpas mereka. Maka waspadalah wahai Ummah. Para pemimpin kampanye salib dari Al Salul dan Al Aswad Al Ansi (maksudnya Ali Abdullah Saleh) tidak berniat pergi untuk membela Gaza dan menolak segala penderitaan yang menimpa anak-anak serta perempuan muslimah kita di sana, sebagaimana kalian telah saksikan dan tengah menyaksikan. Tetapi, arah penunjuk mereka melenceng, dan mereka menggerakkan tentara mereka, tank, pesawat udara, dll (bukan ke Gaza) tetapi ke arah suku-suku dan kabilah seperti Al Asyraf, Abidah, Nihim, Jaham, Daham, Murad, Al Awaliq, Ilah, Al Awazil, Khaulan, Wa’ilah, Al Mayasir, Bilharith, dan kabilah lainnya.

Beberapa hari yang lalu, para pengkhianat ini diusir dari menghadiri sebuah konferensi, l mereka lalu datang dengan pesawat tempur dan artileri. Penguasa hina ini (Ali Abdullah Saleh) datang untuk menjustifikasi perbuatannya dalam mengepung kalian, dan menuduh para tokoh dan pemuka kalian bahwa mereka para munafiq dan penjilat, sementara seluruh orang menyaksikan dan mendengar. Maka sampai kapan kalian berdiam diri menyaksikan hal ini?

Ia telah mencuri minyak dan gas kalian, dan kalian tidak memperoleh balasan apa-apa. Ia ingin melucuti senjata kalian, menguasai tanah kalian, dan memperlakukan kalian seperti Yahudi memperlakukan saudara kita di Gaza. Ini semua terjadi sementara kalian masih menggenggam senjata, maka apa yang akan terjadi jika kalian telah dilucuti, dan kalian jatuh dalam penguasaan mereka? Bagaimana pendapat kalian, apa yang akan dilakukan orang ini terhadap kalian?

Wahai kabilah-kabilah yang mulia! Allah telah memuliakan kalian dengan menjadikan kalian penolong DinNya, dan sejarah menuliskan sosok kalian penuh dengan kepahlawanan dan kejantanan. Saudara kalian di Gaza berperang dengan batu, dan kalian telah menyaksikan kegigihan dan keteguhan mereka dalam berperang. Kalian memiliki perlengkapan dan persenjataan, dan semangat masih membara dalam dada kalian. Kalian telah dikenal akan semangatnya dalam membela Islam, semoga Allah melimpahkan pahala berlipat ganda atas hal ini. Ini adalah hari kalian, maka perangi mereka (penguasa khianat Ali Abdullah Saleh yang hendak melucuti kabilah) sebelum mereka esok menguasai kalian. Perangi mereka sebagai satu kesatuan, berperanglah demi agama kalian, tolonglah orang-orang yang meminta perlindungan kalian, mari kita ulangi kembali lembaran sejarah gemilang dengan mendukung Jihad.
Jangan kalian palingkan wajah dari Ummah Islam, jangan kalian palingkan wajah dari Ummah Islam! Demi Allah, mata ini tertuju pada kalian, harapan ini bertumpu pada kalian. Kalianlah yang masih tersisa di tanah Semenanjung Islam ini, yang memiliki kekuatan serta persenjataan. Tolonglah kaum tertindas, bantulah orang-orang yang kesulitan. Saudara kalian di Gaza menunggu kedatangan kalian. Berangkatlah untuk menyelamatkan mereka, tolaklah pembantaian atas mereka, dan patahkan pengepungan yang mencengkeram mereka!
Nenek moyang kalian, adalah mereka yang telah memerdekakan Palestina, Levant, dan Iraq. Nenek moyang kalian adalah mereka yang tentaranya mampu mencapai gerbang Perancis dan perbatasan Cina. Putra-putra kalian (mujahidin dari Yaman) hari ini menorehkan kepahlawanan luar biasa di Baghdad, Kabul, Kaukasus, Balkan, dan tempat-tempat lainnya. Mereka telah menorehkan kemuliaan dan kebanggaan dengan menghancurkan Amerika.
Di manakah anak-anak keturunan Abu Tariq Al Aradah, Abu Ali Al Harithi, Abul Hasan Al Mihdlar, Salim Al Haddad, Abu Muslim An Nahmi, dan yang lainnya? Jika kalian mendengar, maka dengarkanlah! Islam memanggil kalian!
Wahai Mujahidin Yaman, negeri Iman dan Hikmah…

Aku bersumpah demi Allah, perang suci telah berkobar di negeri kalian, dan di semenanjung kalian, dan kalian telah dipimpin serta dipilih Allah, sehingga Islam akan berkembang dari tempat awalnya ia bermula, dan kita akan mengulangi kembali hari-hari sejarah penaklukan. Kalian akan segera bergegas maju menuju jantung Yerusalem. Rasulullah saw bersabda: “Kalian akan membebaskan Semenanjung Arabia dan Allah akan mengabulkannya. Lalu Persia dan Allah akan mengabulkannya. Lalu kalian akan menaklukkan Eropa dan Allah akan mengabulkannya. Lalu kalian akan menggempur Dajjal dan Allah akan menjadikan kalian mengalahkannya”

Rasulullah saw memberkati kalian dengan pasukan yang akan berangkat dari negeri kalian. Dengarkanlah sabdanya: “Akan berangkat keluar, dari Aden – Abyan, 12 ribu pahlawan yang akan memancangkan kemenangan bagi Allah dan RasulNya. Mereka adalah sebaik-baik ummat semenjak masaku hingga masa mereka”.
Bersiaplah untuk menyongsong perang, dan kuatkan keshabaran serta ketabahan, tsabat, karena tiada kemenangan tanpa perjuangan dan pengorbanan. Berbaiatlah untuk mati di antara kalian di negeri Semenanjung Islam, karena ini adalah kehormatan di dunia dan di Akhirat. Kalian telah menyirami bumi Rofidain (Iraq) dengan darah kalian, demikian juga dengan tanah Khurasan, pegunungan Kaukasus, bumi Somalia, dan Balkan. Maka kini saatnya, kalian mengorbankan darah demi membela Din, mempertahankan negeri, dan seluruh tempat-tempat suci yang dikotori para pengkhianat hina.
Bersiaplah dengan ranjau anti tank, eksposif, sabuk peledak, sniper, penyergapan yang jeli, dan penyerbuan yang berani. Jadilah kalian memegang kendali, khususnya para penduduk kota, karena peran kalian sangat menentukan.
Jika kalian dapat mengalahkan kampanye ini, maka tidak banyak lagi hal yang lain yang akan tersisa untuk ditaklukkan. Kalian akan menaklukkan Pasukan Ahzab, dan menghancurkan mereka, ketimbang mereka mengalahkan kita.

Dan kepada kalian, wahai tentara penindas, yang menyerang rakyatnya sendiri, kabilahnya, dan bangsanya sendiri. Kemanakah kesadaran dan nurani kalian hilang? Kalian membunuh rakyat sendiri demi menyenangkan Yahudi dan Nasrani. Daripada mengarahkan tank dan pesawat kalian untuk menteror rakyat dan membunuh anak-anak serta perempuan lemah, mengapa tidak kalian arahkan kepada Yahudi, pembunuh perempuan dan anak-anak kita di Gaza serta Palestina?

Mengapa kalian berbelas kasih dengan penjahat Yahudi, sementara kalian tidak berbelas kasih dengan rakyat sendiri? Sungguh satu pelanggaran memalukan, menyaksikan kapal perang dan armada Salib melewati perairan kalian, di bawah ijin penguasa kalian, untuk membunuh Muslim di Gaza dan Baghdad. Semua episode ini terjadi di depan mata kalian, bahkan kalian ikut menjadi pelindungnya.
Kembalikanlah keperwiraan dan semangat kalian! Para penguasa khianat tidak dapat membela kalian pada hari esok, ketika kalian berdiri di hadapan Rabbul Alamin.
Sebagai penutup, aku menyeru kepada segenap anak cucu keturunan Shahabat Rasulullah di Najd, Al Hijaz, dan saudara kami di Teluk. Ulurkan tangan kalian demi saudara kalian, putra-putra perwira kabilah di Yaman negeri Iman. Mereka tengah berperang demi Din kalian dan tempat-tempat suci kalian. Mereka berusaha menerobos untuk dapat mencapai Gaza dan Palestina. Islam telah diutus untuk kalian, dan Jihad adalah kewajiban pertama yang diletakkan di atas pundak kalian. Kalianlah para pengawal dan pelindung Islam. Islam disebarkan bersama perjuangan dan penaklukan kalian. Tanggung jawab untuk membela Islam dan ummatnya dibebankan di atas pundak kalian, dan pembebasan Yerusalem serta penyelamatan Gaza dipercayakan kepada kalian. Jika para penguasa khianat menggadaikannya dan tidak berbuat apa-apa, kalian tidak dapat berpaling di hadapan Allah. Kalian adalah tumpuan harapan yang dibebankan oleh Islam dan Jihad. Jika kalian gagal mengemban amanah ini hari ini, maka kapan lagi? Mari kita sambut kewajiban berperang di Jalan Allah, mari kita hidupkan kembali hari-hari sejarah Al Qadisiyah dan Yarmuk, serta kegemilangan Hittin (pertempuran besar di mana Sholahuddin Al Ayyubi mengalahkan pasukan Salib) “…Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (QS 3: 126)
Segala puji bagi Allah, Rabbul Alamin
Forum Islam Al Tawbah
Bersama meraih impian syahadah
Jangan lupakan kami dalam doa sholih kalian
Courtesy: Al Faloja’s English Section

Dari Kabul Hingga Mogadisyu


Dari Kabul Hingga Mogadisyu

Oleh

Hakimul Ummah Syaikh Aiman Adh-Dhowahiry -semoga Allah menjaganya-

*****

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji Milik Allah, shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah, dan segenap keluarga Beliau, para Shahabat, dan seluruh pengikutnya.

Saudara muslimku, di mana saja kalian berada, Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Amma ba’d:
Dalam beberapa hari terakhir ini, berbagai perkembangan yang sangat cepat terjadi di berbagai negeri muslim, saling susul menyusul seperti berlomba. Kesemua peristiwa ini agaknya perlu untuk kita perhatikan, menjadi bahan refleksi, dan analisis kita.

Aku akan memulai pembicaraan ini dengan mengomentari apa yang tengah terjadi di Somalia. Dua perkembangan penting telah terjadi di sana. Yang pertama adalah satu langkah kemajuan untuk meraih kemenangan Islam, semakin kuatnya kedudukan kaum Muslimin, dan diusirnya penjajah yang menginvasi negeri mereka. Kita melihat betapa pengaruh Mujahidin semakin meluas di Somalia. Mereka terus meluaskan pemberlakuan hukum syariah dan terus mendesak mundur kaum penjajah, musuh Islam dan para pendukungnya, dari berbagai wilayah Somalia. Khususnya salah satu pencapaian yang terpenting, Mujahidin berhasil merebut kota Baidoa, di mana sebelumnya kota strategis ini menjadi ibukota dari pemerintahan transisional Somalia bentukan Amerika.

Tetapi perkembangan yang kedua adalah kolusi yang dijalin penjajah salib dalam usaha mereka memerangi Jihad dan menciptakan rejim boneka yang tunduk sepenuhnya paa kepentingan Amerika dan mengabaikan hukum syariah.

Di sinilah kita menyaksikan mengapa Amerika berperan aktif, bersama-sama PBB, dalam menseting dan membentuk pemerintahan baru ini (di bawah kepemimpinan Sheikh Syarif Ahmed, yang dipromosikan sebagai mantan tokoh Al Mahakim Al Islamiyah, dan berpandangan Islam moderat. Pent), dan dengan terburu-buru segera mendeklarasikan dukungan kepadanya, sama seperti dulu mereka mendukung pemerintahan khianat Abdullahi Yusuf.

Tetapi Mujahidin Somalia, dengan ijin Allah, menyadari seluruh dimensi dari konspirasi ini, dan secara jujur terbuka mereka menolak tipu muslihat ini, dan mereka, dengan pertolongan Allah, bersumpah untuk tidak akan meletakkan senjata hingga daulah Islam berdiri, dan mereka juga bersumpah akan berjihad memerangi pemerintahan bentukan Amerika ini sama seperti dulu mereka berjihad memerangi penjajah Etiopia dan para milisi-milisi murtad pendukungnya.

… dan bagi Mujahidin, tidak ada bedanya antara penjajah Etiopia dan Kenya atau Uganda, atau Burundi, atau tentara Persatuan Afrika atau apapun! Keseluruhan mereka adalah kekuatan penjajah kafir yang menyerbu Bumi Islam, maka fardlu ain bagi setiap Muslim untuk berjihad mengusir mereka.

Dan aku menyeru kepada segenap Saudaraku di Somalia yang tercinta, Somalia (negeri) kesabaran dan Ribath dan Jihad, agar kalian jangan tertipu oleh mereka yang tunduk setuju pada konstitusi kaum sekular yang hendak disandingkan dengan Syariah. Dan aku sampaikan kepada kalian: Bagaimana mungkin, kalian telah mengorbankan ribuan syuhada untuk membela Syariah Allah, lalu hari ini seseorang datang kepada kalian dengan tipuan muslihat menawarkan konstitusi yang tidak diatur oleh Syariah dan kalian mengetahui bahwa orang ini telah berpartisipasi dalam pemerintahan tunggal bersama dengan mereka yang telah memerangi Syariah?

Dan aku sampaikan kepada kalian, bagaimana mungkin, kalian telah mempersembahkan ribuan syuhada untuk mensucikan Bumi Islam Somalia dari najis penjajah salib Amerika, lalu seseorang datang kepada kalian dengan kata-kata manis menipu bahwa Amerika memiliki peran positif di Somalia?

Apakah kalian telah lupa siapa sesungguhnya Amerika?

Inilah Amerika, musuh Islam dan kaum Muslimin, dan adalah juga Amerika yang telah membantai puluhan ribu rakyat Somalia melalui tangan tentara dan agen-agennya.

Apakah kita telah lupa, mengapa Amerika memasuki Somalia pada kesempatan pertama, lalu pada kesempatan kedua mereka mengirimkan pesawat-pesawat pembom dan para agen-agen penjajah?

Bukankah Amerika memasuki Somalia untuk menghapuskan Islam di sana, dan merubahnya menjadi salah satu orbit dari koalisi armada salib dalam peperangan mereka melawan Islam, yang sering mereka sebut sebagai perang melawan terorisme?

Bukankah Amerika yang telah menghancurkan rumah dan desa Muslim di Afghanistan dan Iraq? Bukankah Amerika yang selalu mensupport Israel dengan seluruh peralatan militer tercanggih untuk membasmi kaum perempuan kita, anak-anak kita, dan orang tua kita di Palestina dan Gaza yang terkepung, sungai darah masih mengalir di sana?

Bukankah Amerika yang telah mengepung Saudara Muslim kita di Iraq, hingga jutaan anak-anak kita mati terbunuh, dan juga Amerika yang hari ini tengah mengepung Saudara kita di Gaza?

Jadi, bagaimana mungkin kita mengharapkan kebaikan dari Amerika? Yang dapat kita harapkan dari Amerika, hanyalah kejahatan dan kebusukan.

Lalu, bagaimana bisa kita percaya kepada seseorang yang mengklaim bahwa Amerika memiliki peran positif di Somalia? Peran positif Amerika di Somalia adalah memenuhi saku para pengkhianat dengan uang sogokan.

Dan mengapa, wahai Muslim Somalia, kalian telah mengorbankan ribuan syuhada untuk mensucikan Somalia Muslim dari kafir penjajah, lalu seseorang datang kepada kalian hari ini untuk menipu kalian dengan merubah nama dan topeng para penjajah? Tetapi penjajah tetaplah penjajah, dan invasi tetaplah invasi.

Dan mengapa kalian, kalian telah mengorbankan ribuan syuhada untuk menolak invasi Amerika yang bersembunyi di balik jubah PBB, lalu seseorang datang kepada kalian hari ini hendak menipu kalian dengan mengatakan bahwa kalian harus menghormati prinsip-prinsip PBB?

Menghormati prinsip-prinsip PBB pada dasarnya adalah menegakkan hukum yang bukan Hukum Syariah. Menghormati prinsip-prinsip PBB artinya mengakui aneksasi Israel atas Palestina, mengakui penjajahan Rusia atas Cecnhnya dan seluruh Kaukasus Muslim, mengakui penjajahan Spanyol atas Ceuta dan Melilla, dan mengakui penindasan Cina atas Turkistan Timur, karena seluruh negara tirani ini adalah anggota PBB, yang salah satu pasal deklarasinya adalah pengakuan kesatuan dan integritas dari territorial mereka.

Dan aku ingin mengingatkan seluruh Muslim Somalia akan pernyataan yang Haq (dari Allah yang Maha Agung): “Perangilah mereka hingga tidak ada lagi fitnah, dan seluruh din itu milik Allah. Dan jika mereka tunduk, maka tidak ada peperangan kecuali terhadap orang-orang yang dzalim”. (2: 193). Dan pernyataan dari Nabi saw: “Dia yang berperang demi tingginya Kalimat Allah, maka itulah fi Sabilillah”. (Bukhari). Maka janganlah kalian meletakkan senjata hingga seluruh din itu milik Allah dan hingga Kalimat Allah tinggi, tiada yang melebihi ketinggiannya.

Yang kedua, aku ingin menyampaikan tentang semakin bertumbuhnya kebangkitan Jihad di Semenanjung Arabia umumnya, dan Yaman khususnya…

Kebangkitan ini, yang salah satu targetnya adalah membebaskan Semenanjung Arabia dari penjajah salib dan para agen khianat mereka, dan kebangkitan ini terus menguat dan semakin kokoh, dengan pertolongan dan petunjuk Allah, meskipun berbagai kampanye penindasan, penyelewengan dan stigma menikam mereka, dan meskipun seluruh kesulitan, hambatan, dan rintangan menghadang mereka.

Itulah mengapa aku menyeru para kabilah mulia dan pahlawan Yaman, dan aku menyeru kalian: Jangan kalian tertinggal dari saudara kalian para kabilah Pashtun dan Baluch yang telah menolong Allah dan RasulNya, dan telah membuat Amerika serta sekutu salibnya terhuyung limbung di Afghanistan dan Pakistan.

Wahai para kabilah Yaman, para kabilah (pemilik) hikmah dan iman! Wahai Yaman negeri izzah dan kepahlawanan, Yaman negeri Ribath dan Jihad: Saudara kalian dari kabilah Pashtun dan Baluch yang perwira telah membuat aliansi salib merasakan kepedihan di atas kepedihan, dan mereka terus mengirimkan ribuan singa-singa Jihad di Afghanistan di bawah panji Amirul Mu’minin Mullah Muhammad Umar Mujahid (semoga Allah melindunginya), dan mereka tengah mendisiplinkan tentara khianat Pakistan, membuat mereka merasakan kekalahan di atas kekalahan dan memaksa mereka tunduk untuk membuat perjanjian dalam rangka menyelamatkan nyawa mereka dari terkaman para singa, dan para pahlawan Pashtun serta Baluch ini terus menerus memotong jalur suplai bagi armada salib dari Pakistan ke Afghanistan.

Bagaimana mungkin, Wahai kabilah Yaman yang mulia dan perkasa, kalian dapat menyetujui dan membiarkan Yaman menjadi pusat suplai bagi armada salib dalam melancarkan perang atas bumi-bumi Islam? Bagaimana bisa, kalian membiarkan pihak yang berkuasa dan memerintah di Yaman adalah CIA? Karena Abdullah Shaleh dan kroninya, tidak lebih dari hamba dan budak armada salib.

Bagaimana mungkin, kalian menerima pengkhianat ini menjadi presiden dan penguasa kalian, ketika ia mengemis sejumput dollar Amerika dengan menumpahkan darah segenap orang-orang Yaman yang jujur, terhormat lagi merdeka?

Wahai kalian orang-orang merdeka, para pemilik izzah, wahai kalian para pemilik ghirah! Aku bertanya atas kalian seperti Sang Haq (Allah SWT) bertanya pada hamba-hambanya yang beriman: “Wahai kalian orang-orang mu’min, jadilah kalian para penolong Allah, sebagaimana Isa putra Maryam berkata pada hawariyyun, ‘Siapakah yang akan menjadi penolongku di sisi Allah?’ Maka para hawariyyun berkata, ‘Kamilah para penolong Allah’. Maka sekelompok orang dari Bani Israel beriman dan sekelompok yang lain kafir. Maka kami menolong orang-orang beriman atas musuh-musuh mereka, dan mereka menjadi pihak yang menang”. (61: 14)

Maka jadilah kalian penolong Allah, dan jangan kalian jadi penolong Amerika. Jadilah kalian penolong Allah, dan janganlah kalian jadi penolong Ali Abdullah Saleh, sang agen salibis. Jadilah kalian penolong dan pendukung saudara kalian Mujahidin, dan janganlah kalian jadi penolong dan pendukung armada salib dan kampanye perang mereka yang telah membanti saudara Muslim kalian di Afghanistan, Iraq, dan Palestina.

Aku berdoa kepada Allah, agar Dia melimpahkan keteguhan atas saudara kami Mujahidin di Semenanjung Arabia dan Yaman, dan agar Dia melindungi segenap saudara kita dari kejahatan salib dan para sekutunya, dan agar menurunkan pertolongannya yang kuat dan kemenangan gemilang yang dekat, dan agar menjadikan mereka duri di tenggorokan armada salib serta para pendukungnya seperti dinasti Saud dan Ali Abdullah Saleh, yang telah menggadaikan agama mereka, kehormatan dan negeri mereka demi menyenangkan Amerika.

Hal ketiga yang ingin aku sampaikan, adalah berbagai tawaran dan tekanan yang tengah dilancarkan atas rakyat kita di Gaza melalui para kacung Israel berkebangsaan Arab, untuk dapat mencapai berbagai hal melalui tipu daya dan konspirasi, yang tidak dapat mereka capai melalui pemboman dan kampanye militer.

Para kacung Israel berkebangsaan Arab tengah berusaha untuk menekan rakyat Gaza supaya ‘tenang’ dan diam, sehingga mereka berhenti dari Jihad dengan imbalan dibukanya embargo.

Tetapi aku menegaskan kepada saudara dan kerabat kami di Gaza, bahwa Jihad untuk membebaskan Palestina dan seluruh Bumi Islam tidak boleh berhenti. Dan jika satu medan menyempit, maka medan yang lain selalu terbuka dan dibukakan Allah, dan target-target Yahudi dan Salibis bertebaran di seluruh dunia, dan bukanlah musuh yang akan menentukan kepada kita tempat, medan, waktu, dan cara kita memerangi mereka.

Dan aku ulangi lagi kepada Saudaraku Mujahidin di Gaza dan seluruh tempat, bahwa Mujahidin yang ada di berbagai front Jihad melawan armada salib sangat siap untuk menyediakan bagi saudara mereka Mujahidin di Gaza dan seluruh tempat, dengan berbagai sarana untuk i’dad dan persiapan Jihad dengan sarana apa saja yang mereka mampu. Dan mereka tidak menuntut imbalan apapun, kecuali Jaza dari Allah.

Maka, saudara kami Mujahidin di Gaza tidak boleh putus asa jika mereka merasa sempit, karena seluruh bumi ini adalah medan Jihad kita dalam melawan aliansi salib zionis, dengan pertolongan Allah dan kuasaNya.

Dan aku mengingatkan diriku dan saudaraku Mujahidin di Gaza, bahwa kemenangan itu semata dari Allah. Allah berfirman, “… dan tidaklah kemenangan itu, melainkan dari Allah yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana”. (3: 126). Dan Allah berfirman, “Jika Allah menolong kamu, maka tiada satupun yang dapat mengalahkanmu. Tetapi jika Allah membiarkanmu (tidak memberi pertolongan) maka siapakah yang dapat menolongmu setelah itu? Karena itu hendaklah hanya kepada Allah semata orang-orang mu’min bertawakkal”. (3: 160). Dan Allah berfirman, “Wahai orang-orang beriman! Jika kamu menolong Allah, maka Allah pasti akan menolongmu dan akan meneguhkan kedudukanmu”. (47: 7). Dan menolong Allah adalah dengan mematuhiNya dan seluruh perintahNya. Dan Tauhid adalah pokok seluruh kepatuhan, tanpanya segala amal tidak diterima. Dan Allah berfirman, “Dan sungguh telah diwahyukan kepadamu dan kepada (orang-orang) sebelum kamu, jika engkau mempersekutukan Allah, niscaya akan hapuslah seluruh amal-amalmu, dan engkau pasti akan termasuk golongan yang merugi”. (39: 65). Dan menegakkan hukum dengan apa-apa yang diwahyukan Allah adalah salah satu pilar Tauhid. Allah berfirman, “Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai penentu keputusan dalam segala perkara di antara mereka, kemudian tidak ada keberatan dalam hati mereka atas putusan yang engkau tetapkan dan mereka menerima dengan sepenuh hati”. (4: 65)

Dan aku mengingatkan saudara dan kerabat kami di Gaza serta Palestina, bahwa pembicaraan untuk mereformasi PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) adalah sebuah angan-angan kosong dan sia-sia. PLO adalah organisasi sekular yang tidak berhukum dengan Syariat Islam, dan inilah organisasi yang telah mencampakkan Jihad dari piagamnya, dan telah menyepakati untuk menggadaikan Palestina demi remah-remah roti yang sedikit, dan berpura-pura lupa akan kedudukan Palestina sebelum 1967. Dan adalah PLO yang ikut mengakui legitimasi Israel dan aneksasinya atas hampir seluruh wilayah Palestina. Inilah organisasi yang telah tenggelam dalam lumpur hitam perjanjian Oslo, dan hingga hari ini belum juga dapat bangkit dari kubangan lumpur itu.

Katakanlah kita berhipotesa bahwa PLO akan membuka pintunya sehingga seluruh tandzhim dan organisasi Palestina bergabung, kemudian mayoritas telah mengambil suara final, dan suara mayoritas itu melakukan voting memilih untuk menerima solusi model dua negara (Palestina – Israel) dan mengabaikan bagian Bumi Palestina yang dijajah sebelum Juni 1967, maka bagaimanakah pendirian mereka yang meminta reformasi PLO berdasarkan proses demokratik? Akankah mereka menerima putusan mayoritas, apakah itu melalui pemilu atau referendum, lalu mereka harus melupakan Haifa, Akka, Jaffa, Ashqelon, Negev, dan bumi Palestina lainnya yang dianeksasi Israel sebelum 1967? Ini adalah sesuatu yang tidak mungkin satupun Muslim yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip Tauhid dan Aqidah akan menerimanya. Karena aturan Syariah bukanlah obyek referendum, dan Jihad di Palestina adalah fardlu ain untuk mengusir seluruh penjajah dari tiap jengkal tanahnya, demikian juga bumi Islam lainnya, apakah mayoritas setuju atau tidak setuju.

Aku berdoa kepada Allah agar menunjuki Ummah Muslim kita di Gaza untuk mentaati Allah, dan agar Allah menurunkan atas mereka kemenangan dan futuhat serta melepaskan belenggu yang mengikat mereka.

Hal keempat yang aku ingin bicarakan, adalah berbagai perkembangan terakhir di Pakistan dan Afghanistan. Amerika tengah berada dalam kesulitan yang kelam, dan para agen mereka menjadi gugup serta resah. Sebagaimana kita saksikan Hamid Karzai di Munich mengundang Taliban yang berada di luar Afghanistan dan tidak terkait dengan Al Qaidah untuk pulang ke Afghanistan dan berpartisipasi dalam kehidupan politik. Ini adalah undangan yang mendatangkan cemoohan, mirip dengan apa yang diusahakan Amerika dan Arab Saudi sebelumnya dalam mempromosikan negosiasi dengan Taliban melalui mediasi Arab Saudi, sungguh suatu lelucon kegagalan yang akan berakhir dengan kegagalan.

Dan aku menyeru para pahlawan tabah, rakyat Muslim Afghanistan, dan aku katakan pada kalian: bukankah telah sangat jelas terlihat oleh kita, siapakah mereka yang tengah gigih bertempur menahan musuh kafir yang menyerbu, dan siapakah mereka yang justru bekerja sebagai pesuruh dan hamba orang-orang kafir.

Mereka yang kemarin menuduh Taliban sebagai agen Pakistan, dan mengklaim bahwa mereka memerangi Taliban dalam rangka mencegah Afghanistan jatuh dalam cengkeraman pengaruh Pakistan, hari ini mereka juga yang menerima kehadiran lebih dari 20 panji armada salib di Kabul, dan lebih jauh, mereka memenuhi kantong dan pundi-pundi kekayaannya dengan uang pasukan salib.

Wahai rakyat Muslim Afghan yang perkasa: Bukan hanya saudara Taliban kalian yang tengah bertempur memerdekakan Afghanistan, kenyataannya, saudara kalian Taliban di Pakistan juga tengah berjihad untuk membersihkan Pakistan dari Amerika dan para agen-agennya di pemerintahan serta militer Pakistan. Maka katakanlah pada mereka yang menuduh bahwa Taliban adalah agen bentukan Pakistan: “Kalian para pendusta hina yang tidak memiliki ghirah, ataupun izzah, ataupun semangat. Kalianlah yang sesungguhnya menginginkan armada salib terus bercokol di Afghanistan sehingga kalian dapat terus menikmati manisnya uang haram sogokan mereka”.

Wahai rakyat Muslim Afghan yang perwira: adalah hak kalian untuk memakai kebanggaan dan harga diri dalam putra-putra kalian Mujahidin Taliban, dan adalah hak kalian untuk mengambil izzah bersama sosok Amirul Mu’minin Mullah Muhammad Umar Mujahid (hafidzahullah), yang telah menegaskan kepada para thowaghit, para tirani, dan penjahat durjana, “Tidak! Kami tidak akan menyerahkan Muslim kepada orang kafir”. Dan mereka dengan tabah melanjutkan Jihad melawan kaum kuffar armada salib beserta antek-anteknya, dan kini berbagai basyirah tentang kemenangan mulai terlihat muncul di ufuk cakrawala, bersama kekuatan Allah.

Wahai rakyat Afghan yang perwira: hendaknya kalian menyertai Saudara kalian putra-putra Taliban dalam Jihad melawan penjajahan armada salib Amerika, yang telah menghinakan Rasul kita, dan telah menodai kesucian Al Quran, dan telah mengotori tanah Afghan yang mulia. Janganlah kalian rela menyaksikan berkibarnya 20 panji armada salib di atas langit Kabul.

Wahai Ummat Islam di Afghanistan, jika penjajahan armada salib berlanjut, maka mereka akan menggerogoti anak-anak kalian, dan mereka akan memurtadkan/memalingkan anak-anak kita dari Islam, izzah, kesucian, dan kesholehan. Maka siapakah di antara kalian yang senang dengan hal tersebut, kehilangan dinnya, ghirahnya, dan izzahnya?

Wahai rakyat Afghan yang perwira, aku menyeru kalian dengan wahyu yang haq dari Allah yang Maha Agung, “Wahai orang-orang mu’min! maukah Aku tunjukkan pada kalian satu perniagaan yang akan menyelamatkan kalian dari adzab yang pedih? Yaitu kamu beriman kepada Allah dan RasulNya, kemudian berjihad di Jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu sekiranya kamu mengetahui. Niscaya Allah akan mengampuni seluruh dosamu, dan akan memasukkan kamu ke dalam Surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai. Dan Dia akan menyediakan untukmu tempat tinggal yang baik di dalam Surga And, itulah kemenangan yang agung. Dan Dia akan melimpahkan karunia yang lain yang engkau sukai: pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat. Maka berilah kabar gembira kepada orang-orang mu’min”. (61: 10-13).

Dan doa terakhir kami, segala puji bagi Allah, Maharaja alam semesta. Shalawat dan salam untuk Rasulullah saw. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.


*****


Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

Oleh

Forum Islam Al-Tawbah
bersama meraih impian syahadah

Sertakan kami senantiasa dalam doa sholeh kalian

AK-74



AK-74 adalah senapan serbu yang merupakan modernisasi dari AKM. Senapan ini menggunakan peluru yang lebih kecil dengan kaliber 5.45 x 39 mm. pertama kali dibuat tahun 1974. Senapan ini mulai diproduksi masal pada tahun 1976. Varian terbaru senapan ini, AK-74M, adalah senapan serbu standar angkatan bersenjata Rusia sejak awal tahun 1976-an.

Garis besar

Ketika pertama kali muncul, diperkirakan senapan ini akan diproduksi secara terbatas, hanya untuk pasukan khusus. Tapi ternyata Uni Soviet memproduksi masal senapan ini untuk menggantikan senapan standar sebelumnya, yaitu AKM.

Sama seperti pendahulunya, AK-47 dan AKM, AK-74 menggunakan magazen, memiliki selektor tembakan (selective-fire), dengan kaliber peluru menengah, dan menggunakan sistem gas. Receiver stamping logam AK-74 serupa dengan AKM. Perbedaan paling jelas AK-74 dengan AKM adalah muzzle brake-nya, yang dirancang untuk semakin mengurangi tendangan. Dan produksi terbaru AK-74 memiliki railing di sisi kiri untuk pemasangan aksesori seperti bidikan optik semacam teropong PSOP-1,aimpoint cobra, dll.

Awalnya AK-74 menggunakan popor kayu yang dilaminating, tapi produksi selanjutnya, beserta varian AK-74M, menggunakan polimer hitam, yang membuat seluruh senapan berwarna hitam.

magasen AK 74 terbuat dari bakelite yaitu semacam plastik yang pada awalnya berwarna orange, lalu hitam kemerahan, dan hitam.

Varian


AKS-74, dengan popor lipat besi.

Terdapat cukup banyak varian AK-74. Secara garis besar, inilah varian yang dibuat berdasarkan lisensi di rusia:

  • AK-74, versi standar.
  • AKS-74, dengan popor lipat besi.
  • AKS-74U, varian komando; kode U berasal dari Ukoronchenaya yang berarti kecil.
  • AK-74M, varian terbaru dengan furnitur polimer.
  • RPK-74, varian senapan mesin ringan dari AK-74.

AK-101



AK-101 adalah senapan serbu yang merupakan pembaruan dari senapan serbu seri Kalashnikov. AK-101 dibuat untuk pasar ekspor, dan menggunakan peluru 5.56 x 45 mm NATO, yang merupakan peluru standar NATO. AK-101 diharapkan bisa menggabungkan kehandalan senapan Kalashnikov dengan kelaziman peluru 5.56, dan calon pembelinya mungkin adalah negara-negara yang mencari kombinasi tersebut. Senapan ini dibuat menggunakan bahan komposit modern, antara lain polimer yang mengurangi berat. Pembaruan yang terdapat pada AK-101 juga terdapat pada AK-103 dan seri AK-10X lainnya.Salah satu pemakainya adalha Uni Emiret Arab dengn peluncur granat GP-36

Peluru 7,62 × 51 mm NATO

7,62 × 51 mm NATO, adalah peluru militer yang diperkenalkan pada tahun 1950-an sebagai peluru standar untuk negara-negara NATO.

Peluru ini serupa tetapi tidak sepenuhnya sama dengan peluru komersiil sipil .308 Winchester. NATO mengatur spesifikasi untuk peluru militer, sedangkan SAAMI mengatur spesifikasi untuk peluru sipil. Kedua organisasi tersebut telah memutuskan dua perbedaan, yaitu untuk peluru militer tekanan standarnya adalah 50.000 psi, dan untuk peluru sipil maksimal 62.000 psi. Kemudian kamar peluru untuk peluru militer panjangnya 1,645 inci, dan untuk kamar peluru sipil panjangnya 1,632 inci, perbedaannya hanya 0,013 inci.[1] Walaupun tidak berbahaya untuk mencampur kedua jenis amunisi ini, akan lebih baik kalau pemakaiannya sesuai dengan spesifikasi kaliber yang tepat.

Peluru ini pertama kali dipakai untuk senapan tempur dan senapan mesin, antara lain senapan M14 dan M60 Amerika Serikat pada tahun 1950-an. Senapan FAL Fabrique Nationale menjadi senapan 7,62 NATO paling populer di Eropa dan dipakai sampai tahun 1980-an. M14 Amerika Serikat juga kemudian digantikan oleh senapan serbu M16, tetapi M14 dan senapan-senapan lain yang memakai peluru ini masih digunakan sampai sekarang.


Peluru 5,56 × 45 mm NATO


5,56 × 45 mm NATO, adalah peluru militer yang diperkenalkan pada tahun 1960-an sebagai peluru standar untuk negara-negara NATO.

Peluru ini serupa tetapi tidak sepenuhnya sama dengan peluru komersiil sipil .223 Remington. NATO mengatur spesifikasi untuk peluru militer, sedangkan SAAMI mengatur spesifikasi untuk peluru sipil. Peluru 5,56 militer terbuat dari kuningan yang lebih tebal dari peluru sipil, membuatnya memiliki kapasitas mesiu yang lebih sedikit. Selain itu, kamar peluru untuk peluru militer panjangnya 1,62 inci, dan untuk kamar peluru sipil panjangnya 0,85 inci. Apabila peluru militer 5,56 ditembakan didalam senapan sipil .233, ada kemungkinan keakuratannya akan berkurang.[1] Walaupun tidak berbahaya untuk mencampur kedua jenis amunisi ini, akan lebih baik kalau pemakaiannya sesuai dengan spesifikasi kaliber yang tepat.


Kaliber peluru

Kaliber secara umum menyatakan ukuran peluru yang dipakai pada senjata api. Kaliber dilihat dari diameter atau garis tengah peluru, atau dari diameter isi lorong laras.

Kaliber dapat dinyatakan dalam inci maupun dalam milimeter. Biasanya penyebutan dalam inci digunakan untuk produk komersial, dan penyebutan dalam milimeter untuk produk militer. Dalam inci, kaliber disebut dalam desimal dan bisa ditambahkan satuan kaliber "cal". Jadi untuk peluru dengan diameter 0,45 inci biasa disebut .45 cal ("kaliber empat-lima"). Dalam milimeter kaliber tidak diberi satuan cal, untuk peluru 5,56 milimeter disebut 5.56 mm.

Sejarah

Pada masa generasi awal senjata api yang dinamakan senapan musket, peluru dari bahan apa saja apakah batu, bulatan besi dan berukuran pas dengan ukuran kamar pemicu dan laras senjata pada senapan dapat digunakan. Pada masa itu peluru sangat sederhana. Tinggal dimasukkan bubuk mesiu dari ujung laras, dipadatkan dan diberi peluru maka senapan dapat digunakan dengan menarik picu senapan tersebut.

Pada generasi selanjutnya, setelah dirancangnya senapan yang dimasukkan peluru dari belakang senapan yang dinamakan senjata jarum oleh Pauly dan digunakan pertama kali oleh tentara Prusia yang waktu di bawah perdana menteri Otto von Bismarck dan Kaiser Wilhelm I itu ketika menyerang Perancis yang waktu itu dipimpin oleh Kaisar Napoleon III serta pengembangan-pengembangan senapan dan peluru di mana bubuk mesiu dimasukkan ke dalam tabung kecil kuningan yang dinamakan selongsong atau cartridge.

Penyebutan selongsong

Untuk kejelasan dalam penyebutan ukuran peluru, selain kaliber, juga disebutkan panjang selongsong. Karena peluru pada satu kaliber dapat memiliki ukuran cartridge yang berbeda-beda. Contohnya kaliber pada 7.62 mm:

Penyebutan lain juga bisa dengan ditambahkan negara asal, tipe senjata, atau pabrik yang pertama memproduksi, misalnya:

  • 7.62 x 39 mm, bisa disebut 7.62 Soviet, 7.62 Warsaw, 7.62 ComBloc, .30 Short Russian
  • 7.62 x 51 mm, bisa disebut 7.62 NATO, .308 Winchester
  • 9 x 19 mm, bisa disebut 9 mm NATO, 9 mm Luger, 9 mm Parabellum
  • 11.43 x 23 mm, biasa disebut .45 ACP, .45 Auto

Kaliber sebagai ukuran panjang laras

Panjang laras (biasanya pada senjata api dan meriam yang besar) juga dapat dihitung dalam kaliber. Panjang efektif laras akan dibagi dengan diameter lorong laras. Sebagai contoh, meriam pada kapal perang kelas Iowa disebut meriam kaliber 16"/50. Maksudnya, diameter isi larasnya 16 inci, dan panjang larasnya adalah 800 inci (16 * 50 = 800). Perhitungan ini terkadang diberi awalan L/, misalnya pada meriam tank Panzer IV, yaitu "75 mm L/48", yang berarti diameternya adalah 75 mm dan panjangnya adalah 3600 mm.







Selain sebagai ukuran diameter laras (atas), kaliber dapat digunakan sebagai ukuran panjang laras (bawah).









Dari kiri ke kanan: Peluru anti-tank dan high explosive 37 mm Jerman dan peluru anti-tank 45 mm Soviet.








Peluru senapan, dari kiri ke kanan: .50 BMG, 300 Win Mag, 7.62 NATO, 7.62 Soviet, 5.56 NATO, .22LR.

AK-47


AK-47 (singkatan dari Avtomat Kalashnikova 1947, Rusia: Автомат Калашникова образца 1947 года) adalah senapan serbu yang dirancang oleh Mikhail Kalashnikov, diproduksi oleh pembuat senjata Rusia IZhMASh, dan digunakan oleh banyak negara Blok Timur semasa Perang Dingin. Senapan ini diadopsi dan dijadikan senapan standar Uni Soviet pada tahun 1947.[2] Jika dibandingkan dengan senapan yang digunakan semasa Perang Dunia II, AK-47 mempunyai ukuran lebih kecil, dengan jangkauan yang lebih pendek, memakai peluru dengan kaliber 7,62 x 39 mm yang lebih kecil, dan memiliki pilihan tembakan (selective-fire). AK-47 termasuk salah satu senapan serbu pertama dan hingga kini merupakan senapan serbu yang paling banyak diproduksi.

Latar belakang desain

Pada Perang Dunia II, Jerman menciptakan konsep senapan serbu. Konsep ini didasari pengalaman bahwa pertempuran modern lebih banyak terjadi pada jarak yang cukup dekat, yaitu sekitar 100 meter. Tenaga dan jangkauan peluru pada saat itu ternyata terlalu besar. Maka, Jerman mulai mengembangkan peluru dan senapan yang mempunyai sifat submachine gun (isi magazen banyak dan bisa menembak full-otomatis) dengan peluru yang jangkauannya bisa sampai 300 meter. Dengan mempertimbangkan biaya produksi, ini dicapai dengan memendekkan peluru 7,92 x 57 mm Mauser menjadi ukuran 33mm yaitu 7,92 x 33mm Kurz (Kurz berarti pendek).

Hasil akhirnya, Sturmgewehr 44, memang bukan senapan pertama yang menggunakan konsep ini; sebelumnya Italia dan Uni Soviet pernah merancang konsep yang serupa. Tetapi, Jerman adalah yang pertama untuk memproduksi masal senapan mereka. Jerman banyak menggunakan senapan baru mereka untuk menghadapi Soviet di Front Timur. Pengalaman Uni Soviet melawan Jerman inilah yang mempengaruhi doktrin Soviet pada tahun-tahun berikutnya.

Berdasarkan doktrin Soviet, Mikhail Kalashnikov mulai memikirkan desain senapannya sejak di rumah sakit, setelah terluka pada pertempuran di Brysansk. Ia mendapat informasi bahwa sebuah senjata baru sedang dicari, untuk dipakai dengan peluru 7,62 x 41 mm yang dibuat oleh Elisarov dan Semin pada 1943. Tapi kali itu, desain Kalashnikov kalah melawan desain Sudayev, yaitu PPS43. Kalashnikov mengubah desain pertamanya setelah ia mempelajari StG44 Jerman pada tahun 1946. Karena rancangannya cukup mengesankan, Kalashnikov lalu dipilih untuk memimpin sebuah tim desain.

Konsep desain

Meskipun mirip, Mikhail Kalashnikov menyangkal bahwa desainnya dibuat berdasarkan StG44 Jerman. AK-47 lebih tepat dikatakan sebagai campuran dari inovasi-inovasi pada tahun-tahun sebelumnya. Misalnya, mekanik AK-47 lebih mirip M1 Garand daripada senapan-senapan Jerman. Locking lugs ganda, unlocking raceway, dan mekanisme pelatuk telihat mirip desain Amerika tersebut.[4] Ini adalah hal yang wajar, mengingat bahwa jutaan M1 Garand telah sukses dipakai di segala penjuru dunia. Walau secara mekanis mirip dengan M1 Garand, konsep peluru, tata letak komponen, sistem gas, dan metode perakitan AK-47 jelas mirip dengan StG44.[5]

Jeniusnya AK-47 adalah, bahwa desainnya paling tepat untuk produksi masal. Jadi AK-47 berhasil menggabungkan keunggulan M1 Garand dengan StG44, dan bisa diproduksi dengan cepat oleh Uni Soviet pada saat itu.

Perkembangan receiver

AK-47 Tipe 3A (atas), dengan pendahulunya, senapan SKS.
AKMS dengan receiver Tipe 4B (atas), dan AK-47 dengan Tipe 2A.

Pada awalnya produksi receiver (bagian badan senapan yang berisi mekanisme penembakan) menemui banyak masalah. Model produksi pertama menggunakan receiver yang terbuat dari stamping (cetak besi) lembaran logam. Masalah yang ditemui adalah sulitnya mengelas railing pemandu dan ejektor, yang akhirnya menyebabkan banyaknya penolakan.[6] Tapi masalah ini tidak menghentikan produksi, sebagai penyelesaiannya, receiver stamping logam digantikan dengan receiver machined (dibentuk dengan alat/mesin khusus).[7] Proses ini memang lebih mahal, tapi untungnya alat-alat dan pekerja yang dibutuhkan sudah tersedia, sebelumnya dipakai untuk produksi Mosin-Nagant. Karena masalah-masalah tadi, Uni Soviet baru bisa mendistribusikan senapan-senapan ini secara luas pada tahun 1956. Pada saat yang bersamaan, produksi senapan pendahulu AK-47, SKS, tetap berlanjut.[7]

Setelah masalah produksi berhasil diselesaikan, pada tahun 1959 sebuah rancangan baru dirumuskan dan diberi nama AKM (M untuk modernisasi—dalam bahasa Rusia: Автомат Калашникова Модернизированный).[8] Model baru ini menggunakan receiver stamping logam dan dilengkapi sebuah muzzle break di ujung laras, untuk mengurangi tendangan. Selain itu ditambahkan juga penahan hammer (palu pemukul peluru) agar senapan bisa menembak dengan baik pada pilihan tembakan full-otomatis.[9] Model baru ini lebih ringan dari model awal, sekitar dua-pertiga berat awal.[8] Mayoritas produksi senapan Kalashnikov di luar Rusia, dengan lisensi maupun tanpa lisensi, menggunakan model AKM ini, karena mudahnya pembuatan receiver stamping. Model inilah yang paling banyak ditemui dan diproduksi di seluruh dunia. Tetapi, hampir semua senapan buatan Kalashnikov biasa disebut AK-47, ini adalah keliru, sebab AK-47 hanya adalah senapan-senapan yang menggunakan tiga model receiver paling awal.[10] Gambar di samping memperlihatkan perbedaan antara receiver machined AK-47 Tipe 2, dengan receiver stamping AKM Tipe 4, misalnya digunakannya sekrup dan bukan pengelasan, serta perbedaan lesung kecil di atas magazen.

Tipe receiver Penjelasan
Tipe 1A/B Receiver stamping AK-47 pertama. -1B dimodifikasi untuk popor lipat. Yaitu sebuah lubang tersedia pada kedua sisi, untuk dipasang popor lipat ke bawah. (penamaan B ini tetap sama untuk selanjutnya)
Tipe 2A/B Menggunakan besi machined.
Tipe 3A/B Versi "final" receiver machined, terbuat dari baja. Receiver AK-47 yang paling banyak ditemui.
Tipe 4A/B Receiver stamping AKM. Desain yang paling banyak dipakai pada pembuatan senapan AK.

Fitur


AK-47 adalah senapan yang sederhana, tidak mahal untuk diproduksi, dan mudah dibersihkan dan dirawat. Ketahanan dan kehandalannya terkenal legendaris.[11][12][13][14] Piston gasnya yang besar, keleluasaan jarak pada bagian-bagian mekaniknya, dan desain pelurunya, membuat AK-47 bisa tetap menembak dengan lancar walaupun komponen dalamnya terisi kotoran atau benda asing. Tapi kehandalan ini sedikit mengorbankan akurasi, karena toleransi yang besar pada bagian mekaniknya tidak menjamin ketepatan dan kekonsistenan yang terdapat pada senapan-senapan yang lebih akurat.

Bidikan belakang AK-47 bisa diatur, dengan setingan jarak yang selisihnya masing-masing 100 meter. Bidikan depan juga bisa diatur setingan elevasinya di lapangan. Dan setingan horizontal diatur di gudang senjata sebelum diberikan ke pemakai. Setingan bidikan standar diatur untuk menempatkan peluru beberapa sentimeter di atas atau di bawah titik yang dibidik, pada jarak 250 meter. Setingan "point-blank" seperti ini dipakai agar penembak tidak perlu merubah setingan alat bidik pada jarak dekat. Setingan seperti ini sama dengan yang digunakan untuk Mosin-Nagant dan SKS, agar memudahkan masa peralihan dan pelatihan.

Lorong laras dan kamar peluru, serta piston gas dan interior silinder gas AK-47 biasa dilapisi dengan krom. Ini sangat membantu memperpanjang umur alat-alat tersebut, karena mencegah korosi dan karat. Dan ini sangat penting, mengingat amunisi pada abad ke-20 sering berisi unsur merkuri yang korosif, yang mengharuskan pembersihan secara rutin untuk mencegah kerusakan. Pelapisan krom pada bagian-bagian penting senapan sekarang sudah lazim pada senjata-senjata modern.

Varian

Seorang prajurit Romania membantu seorang prajurit AS menembakan RPK, versi senapan mesin ringan dari AK-47.

Varian-varian Kalashnikov adalah:

  • AK-47 1948–51, 7,62 x 39 mm — Model paling awal, yang menggunkan receiver stamping Tipe 1, dan sudah sangat langka.
  • AK-47 1952, 7,62 x 39 mm — Menggunakan receiver machined dengan popor dan pegangan kayu. Laras dan kamar peluru dilapisi krom untuk mencegah korosi. Berat senapan 4,2 kg.
  • AKS-47 — Menggunakan popor lipat ke bawah yang mirip popor MP40 Jerman.
  • RPK, 7,62 x 39 mm — Versi senapan mesin, dengan laras yang lebih panjang dan bipod.
  • AKM, 7,62 x 39 mm — Lebih sederhana dan lebih ringan dari AK-47; menggunakan receiver Tipe 4 yang terbuat dari logam stamping. Berat menurun jadi 3,61 kg, karena receiver yang lebih ringan.
  • AKMS, 7,62 x 39 mm — Versi AKM yang menggunakan popor lipat ke bawah atau ke samping.
  • AKMSU, 7,62 x 39 mm — Versi pendek dari AKM yang menggunakan popor lipat ke bawah. Panjang laras 35 cm.
  • Seri AK-74, 5,45 x 39 mm — Lihat artikel utama.
  • Seri AK-101, 5,56 x 45 mm — Lihat artikel utama.
  • Seri AK-103, 7,62 x 39 mm — Lihat artikel utama.
  • Seri AK-107/108 — Lihat artikel utama.

Pada tahun 1978, Uni Soviet mulai menggantikan senapan AK-47 dan AKM dengan rancangan yang lebih baru, yaitu AK-74.

Produksi di luar Rusia

AKM buatan Romania, AIM. Receiver Tipe 4A.
KbK AK/PMK buatan Polandia. Receiver Tipe 3A.
Kbk AKS/PKMS buatan Polandia. Receiver Tipe 3B.
Kbk Ak PNG60 buatan Polandia. Dengan pelontar granat dan magazen khusus untuk menembakan granat. Receiver Tipe 3A.

Yang terdaftar hanya varian militer saja. Rangkuman dari informasi yang terdapat pada buku Poyer, The AK-47 and AK-74 Kalashnikov Rifles and Their Variations.

Negara Varian
Albania Tidak diketahui.
Bulgaria AKK (Tipe 3 AK-47), AKKS (Tipe 3 dengan popor lipat samping)
AKKMS (AKMS) AKKN-47 (bisa dipasang bidikan malam NPSU)
AK-47M1 (Tipe 3 dengan polimer hitam menggantikan kayu)
AK-47MA1/AR-M1 (sama dengan M1, tapi memakai peluru 5,56 mm NATO)
AKS-47M1 (AKMS memakai 5,56 mm NATO), AKS-47MA1 (sama dengan AKS-47M1, tapi hanya semi-automatis)
AKS-47S (AK-47M1, versi pendek, popor lipat Jerman Timur, alat bidik laser)
AKS-47UF (versi pendek -M1, popor lipat Rusia), AR-SF (sama dengan -47UF, tapi memakai 5,56 mm NATO)
AKS-93SM6 (serupa dengan -47M1, tidak bisa dipasang pelontar granat)
RKKS, AKT-47 (senapan latihan, kaliber .22)
Jerman Timur MPi-K (AK-47), MPi-KS (AKS), MPi-KM (AKM), MPi-KMS72 (AKMS)
Mesir AK-47, MISR 7.62 (AKM), Maadi
Hungaria AKM-63, AMD-65, AMD-65M, AMMSZ, AMP, NGM 5,56
Irak Tabuk (M70B1, and M70AB2)
Senapan runduk Tabuk (M70B1 dengan laras 23,6 inci, alat bidik optik, dan popor khusus)
Myanmar MA1, MA4 (berdasarkan buatan Tiongkok, menggunakan peluru kaliber NATO)
Korea Utara Type 58A (Type 3 AK-47), Type 58B (popor lipat besi), Type 68A (AKM-47), Type 68B (AKMS)
Tiongkok Type 56 Rifle (bukan Karabin), Type 81, Type 87
Polandia Kbk AK/PMK (AK-47), Kbk AKS/PKMS (AKS), Kbk Ak PNG60, Kbk AKM/PMKM (AKM), KbK AKMS/PMKMS, Kbk wz. 88 Tantal (AK-74 dengan popor lipat samping), Kbk wz. 96 Beryl
Romania AI (AK-47), AIS (AKS), AIM, AIMS (AKM, AKMS), AIR
Yugoslavia M70, M70A, M70AB2 M64 (AK-47 dengan laras lebih panjang), M64A (dengan pelontar granat), M64B (M70 dengan popor lipat)

Lisensi

Rusia telah berkali-kali mengatakan bahwa mayoritas produsen ini memproduksi AK-47 tanpa lisensi dari IZhMASh.[16][17] Perusahaan IZhMASh sendiri telah mematenkan AK-47 pada tahun 1999, dan seharusnya paten ini mencegah produksi senapan yang tanpa izin.[1][10]

Rujukan

  1. ^ a b c Gorshkov, Nikolai, "Russian producer wins Kalashnikov rights", BBC News - World Edition, 02-06-2002.
  2. ^ a b Poyer, Joe (2004). The AK-47 and AK-74 Kalashnikov Rifles and Their Variations. North Cape Publications, hal 1.
  3. ^ "Weaponomics: The Economics of Small Arms"
  4. ^ Kokalis, Peter Israel's Deadly Desert Fighter. Soldier of Fortune Magazine.
  5. ^ Maschinenpistole 43 & Sturmgewehr 44 Assault Gun. Flume Creek Company LLC.
  6. ^ Poyer, hal 8
  7. ^ a b Poyer, hal 9
  8. ^ a b Ezell, Edward Clinton (1986). The AK-47 Story: Evolution of the Kalashnikov Weapons. Stackpole Books, hal 36.
  9. ^ Poyer, hal 11
  10. ^ a b Poyer, hal 2
  11. ^ http://www.strategypage.com/dls/articles/20030423.asp
  12. ^ http://kalashnikov.guns.ru/wwwboard/board4/messages/2114.html
  13. ^ http://www.reference.com/browse/wiki/AK-47
  14. ^ AGI VIDEO: AKS/MAK 90 ARMORER'S COURSE
  15. ^ "Chrome-lined or non chrome-lined barrel?". Internet, http://www.thehighroad.org/archive/index.php/t-6372.html
  16. ^ "Восточная Европа захватила рынок продаж автоматов Калашникова", Lenta.Ru, 13-06-2006.
  17. ^ "'Ижмаш' подсчитал контрафактные автоматы Калашникова", Lenta.Ru, 15-04-2006.